Lima Monster Penghancur Team.

 


Dalam suatu perusahaan / organisasi Tim yang baik merupakan peluru yang melejit paling cepat dalam membangun kesusksesan sebuah perusahaan/ organisasi.

Namun seperti apa kondisi tim di perusahaan anda saat ini, apakah membuat perusahaan anda menjadi tempat stress dan tidak nyaman, sibuk saling menjatuhkan, tidak kompak, tidak ada pekerjaan yang selesai atau setidaknya di kerjakan dengan benar. Apa yang menyebabkan hal itu bisa terjadi, monster-monster apa saja yang merasuki tim tersebut .

1. TIDAK ADANYA RASA PERCAYA

Rasa percaya adalah inti sebuah tim yang kompak, kerja tim tidak akan berhasil tanpanya. Sayangnya, kata rasa percaya sudah begitu sering digunakan, dan secara keliru, sehingga telah kehilangan kekuatan dan fokusnya, kemampuan memprediksi sikap seseorang berdasarkan pengalaman masa lalu adalah satu aspek rasa percaya.

Dalam konteks membangun tim, rasa percaya berarti anggota tim tahu rekan satu tim mereka takkan memanfaatkan kerapuhan mereka. 

Kerapuhan itu termasuk :

  •  Ketikakmampuan dalam pekerjaan
  •  Kelemahan dalam pergaulan
  • Kesalahan
  • Permintaaan bantuan

Konsep ini mungkin terdengar “sepele”, tapi kenyataanya anggota tim baru berhenti bersikap waspada ketika mereka benar-benar merasa nyaman. Hal itu membuat mereka merasa bisa memfokuskan semua energi dan perhatian mereka pada pekerjaan yang sedang dilakukan.

Mencapai rasa percaya yang berdasarkan kerapuhan sangatlah sulit, karena orang biasanya langsung bersaing dengan rekan mereka dan melindungi reputasi mereka.

Tim yang tidak saling percaya akan membuang – buang waktu dan energi untuk mengelola sikap dan interaksi mereka. Mereka tidak suka menghadiri rapat, dan jarang minta bantuan atau menawarkan bantuan kepada orang lain. Tingkat moral tim yang tidak saling percaya biasanya rendah dan banyak keryawan keluar masuk .

Anggota tim yang tidak saling percaya juga menyembunyikan kelemahan dan kesalahan mereka, dan jarang menawarkan saran diluar area tanggung jawab mereka. Mereka saling menduga yang terburuk, menyimpan dendam, gagal mengenali dan memanfaatkan keterampilan dan pengalaman satu sama lain, dan mencari alasan untuk tidak usah menghabiskan waktu bersama

Anggota tim yang saling percaya mengakui kelemahan dan kesalahan mereka, dan mengambil resiko dalam memberikan umpan balik dan bantuan. Mereka memanfaatkan pengalaman dan keterampilan semua orang, mengabdikan waktu dan energi untuk isu penting alih- alih untuk politik, dan tanpa ragu minta maaf. Mereka juga tak sabar ingin menghadiri rapat dan kesempatan lain untuk bekerja sebagai kelompok.

MENGHADAPI MONSTER PENGHANCUR TIM 1

Rasa percaya diri berdasarkan kerapuhan tidak tercipta dalam semalam. Dibutuhkan pengalaman bersama, tindak lanjut dan kredibilitas, dan pemahaman mendalam akan anggota tim anda. Namun pendekatan terfokus bisa mempercepat proses ini. Berbagai sarana ini akan membantu

– Latihan Sejarah Pribadi 

Latihan beresiko rendah ini mewajibkan anggota tim menjawab pertanyaan pribadi tentang saudara, kota kelahiran, kesulitan dimasa kecil, hobi, pekerjaan pertama,dan pekerjaan terburuk.

Hal itu membantu mereka saling terhubung sebagai manusia dengan kehidupan yang menarik, menghancurkan penghalang, memicu empati yang lebih besar.

– Latihan Efektivitas Tim

Anggota tim berbicara tentang kontribusi terpenting yang dibuat masing-masing rekan mereka, dan satu sikap yang harus di buang atau di hapus. Latihan ini lebih beresiko, tapi bisa memberikan banyak informasi membangun. Bahkan tim yang cukup berantakan bisa melakukannya tanpa banyak ketegangan.

– Profil Referensi Kepribadian dan Sikap 

Profil preferensi kepribadian dan sikap adalah salah satu sarana paling efektif untuk membangun rasa percaya, dan menghasilkan deskripsi sikap yang ilmiah dan praktis tentang cara orang berfikir, berbicara, dan bertindak. Profil ini tidak menghakimi, berdasarkan penelitian mendalam, dan peserta mengidentifikasi gaya mereka masing-masing.

– Umpan balik 360 derajat

Sarana ini bisa memberikan hasil ampuh tapi lebih beresiko karena sesama rekan kerja diminta saling menilai secara terbuka. Sebaiknya gunakan cara ini untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan.

– Latihan Tim Empris

Kegiatan tim empiris semacam kegiatan “aktivitas tali” memberikan manfaat kegiatan alam terbuka yang melibatkan upaya kolektif dan kerjasama. Dapat memperkuat kerja tim jika di gabungkan dengan proses yang lebih mendasar dan relevan.

Dalam hal ini peranan pemimpin Untuk menimbulkan rasa percaya seorang pemimpin harus memperlihatkan kerapuhan, mengambil resiko kehilangan muka di depan tim mendorong anak buah untuk melakukan hal yang sama.

Tapi hati – hati: seorang pemimpin yang memalsukan kerapuhan untuk memanipulasi tindakan dan emosi orang lain akan dengan cepat kehilangan rasa percaya tim.

So… mari kita membangun tim yang memiliki rasa percaya kepada diri sendiri, kepada atasan dan rekan kerja tentunya ….., masih ada 4 lagi monster penhancur tim akan kita bahas di artikel berikutnya 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s